Pakaian Adat Jawa Tengah, Mempunyai Fungsi Praktis, Estetis, Religius, Sosial dan Simbolik

pakaian adat jawa tengah

Masyarakat Jawa Tengah memiliki kebiasaan untuk menggunakan baju adat daerah tidak hanya pada acara-acara tertentu saja tetapi pada kehidupan sehari-hari. Pada masyarakat di Jawa Tengah, khususnya di Surakarta fungsi pakaian cukup beragam, seperti pada masyarakat bangsawan pakaian mempunyai fungsi praktis, estetis, religius, sosial dan simbolik.
Tari Gatot Kaca Gandrung dari Jawa Tengah menceritakan kesatria Gatot Kaca yang sedang dilanda asmara. Sesuai hal itu, tema tarian ini adalah kisah cinta seorang katria yang sangat terkenal dalam cerita mahabarata.
Tari Gatot Kaca Gandrung

Kata gandrung dapat diartikan ‘cinta’, ‘tertarik’, atau ‘terpesona', Tarian ini menggambarkan tingkah laku Gatotkaca tatkala berangan-angan ingin mempersunting seorang putri menjadi istrinya. Kadangkala untuk lebih memberi hidup pada tarian ini ditunjukkan pula tokoh Pregiwa sebagai bayangan atau ilusi.

Tari Sintren, Tari Tradisional Jawa Tengah Yang Terkenal Dengan Unsur Mistisnya



Lukisan Penari Sintren

Tari Sintren merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari pesisir utara pantai Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tari Sintren tersebar di beberapa tempat di Jawa Tengah dan Jawa Barat seperti di Cirebon, Majalengka, Indramayu, Brebes, Pemalang, Pekalongan dan Banyumas.

Rumah Joglo, Rumah Tradisional Jawa Tengah Yang Unik


rumah adat joglo

A.  Sekilas Tentang Rumah Joglo
Joglo sebagai rumah tradisional dikenal memiliki desain yang tidak sembarangan.  Rumah joglo merupakan rumah adat Jawa Tengah yang dibangun berlandaskan keyakinan atau filosofi Jawa.

Tari Bambangan Cakil : Tari Tradisional Jawa Tengah yang Mengandung Filosofi Kebaikan Akan Menang Melawan Kejahatan



Tari Bambangan Cakil adalah tari yang menceritakan perang kesatria melawan raksasa. Peperangan berakhir dengan tewasnyar raksasa, akibat tertusuk kerisnya sendiri. Tari ini termasuk tari tradisional Jawa Tengah.

tari bambangan cakil

3 Jenis Pakaian Adat Banten : Pakaian Adat Pangantin, Baju Pangsi, dan Pakaian Adat Baduy




Berdasarkan kegunaan dan bentuknya terdapat 3 jenis pakaian adat Banten .
Pakaian adat pangantin, baju pangsi, dan pakaian adat Baduy.

1.     Pakaian Pengantin
a.     Pengantin Pria
Pakaian Pengantin Pria Banten

Mengenakan penutup kepala, baju koko dengan kerah sebagai atasan.
Kain samping atau batik khas Banten sebagai bawahan, sabuk dari kain batik dengan motif sama.
Sebilah parang, golok, atau keris
Selop sebagai alas kakinya.

Rumah Baduy : Rumah Adat Banten Yang Sederhana, Namun Sarat Dengan Filosofis



Salah satu yang menarik dari Banten adalah suku Baduy atau yang juga lazim dikenal dengan nama Urang Kanekes. Suku ini mengisolasi diri mereka dari dunia luar.

Meski demikian, pemerintah menetapkan rumah adat Banten adalah rumah adat suku Baduy/Badui. Rumah tradisional ini berupa panggung dengan beratapkan daun dan lantai dari pelepah bambu yang telah dibelah.

Rumah Baduy